Author : Kiwok
Pair : YamaChii forever!
Genre : Fluff, Romance, CANON :v
Summary : Ketika Yamada Ryosuke bilang bahwa wajah tidur Chinen Yuri sangat jelek, itu adalah bohong belaka.
Here we go!
.
.
.
Yamada baru selesai menghapus riasannya dan mencuci muka setelah konser tour berakhir. Ketika kembali pada rekan-rekannya yang sedang makan bersama, ia merasa ada yang kurang. Benar saja, sosok kekasih abadinya tak terlihat di antara mereka. Yamada lantas bertanya pada salah satu staff.
"Chinen dimana?"
"Lelah katanya. Mau istirahat di ruang ganti." sahut Inoo. Yamada mengesah maklum dan segera menuju ruang ganti.
Belum juga protes karena ternyata Chinen tertidur di sana dengan keadaan badan masih lengket oleh keringat, Yamada justru terhenyak melihat kekasihnya tertidur pulas dengan kepala menyender pada senderan sofa.
"Che," Ia berdecih tatkala wajahnya yang kelewat merah. Hikaru yang entah sejak kapan di belakangnya tiba-tiba menyeletuk. "Cantik ya kalau sedang tidur..."
Sang center terkesiap, ia memutar badan perlahan dan berusaha menghilangkan kemerahan di wajahnya-namun tidak berhasil. "haha.. dia sedang melakukan apapun juga selalu menawan."
"Yah.. tapi wajah tidurnya tetap yang terbaik."
"Tentu saja, kekasihku! Haha.."
Hikaru mulai merasa hina.
"Omong-omong Hikka, fotokan aku dengan dia yang sekarang sedang tidur ya?" Pinta Yamada dengan cengiran. Hikaru malah mendengus "Tidak mau. Kau tahu aku paling tidak tahan melihat orang pacaran. Ja!"
Tinggalah Yamada sendiri di ruang itu. Shikatanai. Kesahnya dengan perasaan dongkol. Ia kini mengeluarkan HP di sakunya dan mendekatkan wajah pada Chinen untuk berselfie ria, pasang wajah se-cool mungkin meski yang diajak selfie masih mendengkur halus.
"Chibi... wajah tidurmu benar-benar membuatku ingin menerkammu di ranjang sekarang..." Bisik Yamada setelah melancarkan selfienya. Ia lalu mencium serta menghirup dalam-dalam aroma pipi gembil Chinen. Ketika Yamada telah melepaskan hirupannya, sebuah suara terdengar,
"Wajah tidur Ryosuke juga indah kok,"
Yamada tertawa pelan disertai gurat merah tipis di pipi saat kekasihnya menggombal. "Kupikir kau tidur..."
"Hehe.. kan ada pangeran yg membangunkanku~"
Tawa Yamada mengeras, "Ciumannya kan bukan di bibir,"
"Yasudah sekarang harus di bibir~"
Tanpa basa-basi Yamada langsung menyantap pulm Chinen dengan rakus. Baru setelahnya-terlepas untuk mengambil napas-Yamada langsung berkata serius.
"Yuri, kau ingat ceritaku bahwa ciuman pertamaku denganmu adalah saat kau tidur di ruang ganti disela waktu syuting PV Dreams Come True?"
Chinen terkekeh halus, "Iya ingat. Kenapa? Kau merasa seperti De Javu?"
"Bukan. Tapi aku merasa kalau kau tidak boleh tidur terlalu cantik seperti tadi. Kalau member lain yang lihat, atau bahkan staff yang lihat, mereka bisa melakukan hal macam-macam!" nada Yamada terdengar frustasi, namun Chinen hanya tertawa.
"Aku serius, Yuri! Tidurlah dengan jelek bila di tempat umum."
"Tidak bisa. Apapun yang kulakukan akan terlihat menawan kan?" Chinen berkedip usil.
Yamada mendengus. "Kau harus kuhukum rupanya...."
"Hukum saja. Bagaimana kalau disini?"
Yamada meringis. Chinenpun demikian. Hingga akhirnya ruang ganti studio Yokohama Arena terkunci rapat-rapat dengan penerangan minimal.
THE END
A/N : Kalo ga salah dulu Yama sama Yuya pernah cerita kalo pas tidur Chinen itu jelek banget. sebenernya saya mikir kalo itu bener wakaka. Tapi di poto tidur Chii yang terbaru ini Chii imut banget mukanya. Mengingatkan saya pada heroin bbf, Geum Jandi (DEMI DAH GABOONG WKWKW) makanya yamada langsung selca bareng seolah "Tumben istri gue tidurnya cantik banget" WKWKWK #parah tapi bagaimanapun Chinen, saya yakin dimata Yamada dia akan selalu imut dan menawan :") btw, makasih yang udah mau baca :*


1 komentar:
Posting Komentar